Hanya Jiwa Yang Tenang Mampu Menjaga Semangat Hidup Yang Berkualitas

Boleh dikata sekarang hidup kita di abad modern, zaman yang serba memudahkan namun ironisnya ia juga membawa kepada beban mental yang hebat. Ia hanya memudahkan karena pada dasarnya semua keperluan hidup manusia dari yang paling sederhana sampai yang paling mewah bisa diperoleh dengan pelbagai cara.

Kita pasti menyadari bahwa keadaan telah banyak berubah, kalau dulu kita dengan mudah menikmati kedamaian, ketenangan dan kebahagian, kini semuanya begitu sukar dan sulit didapatkan. Sekarang kita selalu dihatui oleh perasaan cemas, takut, dan khawatir tanpa mengetahui apa dasar permasalahan itu sendiri sebenarnya. Perasaan demikian apabila dibiarkan berlaku dalam waktu yang panjang tanpa ada penyelesaian pasti akan membawa akibat yang kurang menguntungkan. Tekanan mental atau stress pasti semakin memupuk dan mengganggu keadaan kesehatan, fisik dan mental.

Sadar atau tidak sadar inilah kenyataan keadaan yang melanda hampir setiap lapisan masyarakat saat ini. Mulai keadaan ekonomi yang tidak menentu, keadaan sosial politik global juga merupakan faktor-faktor dominan yang turut serta mewarnai suasana yang tidak kondusif untuk mencapai ketentraman dan kedamaian merupakan pemicu ketegangan mental dan emosi.

Kurang lebih 3000 tahun sebelum Masehi para cendikiawan telah mempraktekan meditasi, meditasi ini yang pada dasarnya adalah untuk dapat mencapai ketenangan pada gelombang otak delta.

Tujuan yang paling utama adalah memotivasikan diri atau menggerakan masyarakat supaya jati diri mereka dibangunkan dan segera mencapai kebahagiaan hidup, agar setiap tindakan-tindakan serta langkah-langkah yang akan diambil sejak bangunnya jati diri merupakan kegiatan positif yang bermanfaat bukan saja untuk diri sendiri tetapi untuk agama, bangsa dan negara.

Manusia terdiri dari dua elemen utama yaitu zahir (fisikal) dan batin. Badan manusia terbentuk pada saat bertemunya sel telur dan sel mani. Pembentukan ini dipengaruhi oleh kekuatan atau energi dari fikiran, perbuatan, makanan dan suhu. Keempat-empat energi ini berinteraksi antara satu sama lain lalu menghasilkan getaran netral, positif dan negatif. Getaran tersebut akan memberi pengaruh pada badan. Bila getaran negatif yang mendominasi maka kesehatan seseorang itu akan terganggu.

Tafakur Meditasi Islam Abah Didi adalah suatu latihan mengimbangkan keharmonisan akal dan perasaan. Meditasi ini telah lama diamalkan sejak zaman ke zaman. Tafakur Meditasi Islam Abah Didi ini merupakan salah satu cara untuk mengembangkan getaran positif hingga dapat digunakan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Secara ilmiah ia telah terbukti sebagai satu jalan penyelesaian berbagai masalah termasuk kerezekian serta menjaga kekuatan semangat yang sebenarnya.

Dengan mengikuti pelatihan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi, dan menjalankan atau mengamalkanya secara rutin dan teratur/disiplin maka terciptalah suatu kaedah atau manfaat yang amat praktikal dalam mengatasi persoalan beban fikiran dan perasaan yang boleh dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Tafakur Meditasi Islam Abah Didi adalah salah satu teknik meditasi yang dapat diamalkan oleh semua tanpa dibatasi oleh agama dan kepercayaan. Latihan ini bertujuan untuk menguatkan fikiran melalui latihan konsentrasi agar fikiran lebih sadar dan bijaksana serta harmonis yang akhirnya mencapai kewaspadaan diri (self awareness) yang tinggi.

Semakin sering kita melakukan tafakur meditasi ini semakin baik pengaruhnya, karena energi negatif yang dipancarkan dari fikiran dan perasaan negatif dan memenuhi disekitaran kita akan diimbangi oleh pancaran energi positif sehingga menjadi netral; pada saat itulah kekuatan negatif akan hilang diganti dengan kekuatan positif yang membahagiakan diri pengamal dan segenap anggota masyarakat. (aH)

Iklan

2 comments on “Hanya Jiwa Yang Tenang Mampu Menjaga Semangat Hidup Yang Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s